Polrinews
Operasi Lancang Kuning Resmi Digelar, Ada 9 Tindakan Wajib Ditaati Pengendara
Kasat Lantas AKP Satrio
SIGAPNEWS.CO.ID - Mulai awal febuari 2026 ini, Polresta Pekanbaru resmi menggelar kegiatan Operasi Keselamatan Lancang Kuning dilaksanakan selama dua pekan kedepan, terhitung berakhir 15 Febuari mendatang.
?Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W Wicaksana, menjelaskan bahwa operasi kali ini tujuannya lebih mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan humanis.
Selain itu, kegiatan juga berfokus pada sanksi. Sehingga petugas di lapangan akan lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat.
?Untuk penindakan hukum, Polresta Pekanbaru memaksimalkan penggunaan teknologi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) atau tilang elektronik serta pemberian teguran simpatik bagi pelanggar tertentu.
?"Kami tidak hanya melakukan Penindakan, tetapi juga menggandeng berbagai komunitas dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib," ujar AKP Satrio, Senin 15 Febuari 2026.
Lebih lanjut, Kasat menambahkan kegiatan disasarkan pada ?9 prioritas penindakan ?dalam operasi ini.
Sembilan jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama petugas di lapangan guna menekan angka kecelakaan dan meningkatkan diantaranya, ranmor R2 dan R4 yang menggunakan knalpot tidak sesuai spek (Knalpot Brong).
Lalu kendaraan truck yang tidak standar pabrikan, menambah panjang rangka merubah spektek. Kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, strobo bukan pada peruntukannya.
Kemudian TNKB ranmor yang tidak sesuai dengan aburan, spektek. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai kendaraan travel.
Kendaraan angkutan barang yang digunakan sebagai angkutan orang. Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan. Lalu pengendara sepeda motor yang tidak gunakan helm dan berboncengan lebih dari 1 orang dan kendaraan yang parkir di bahu jalan.
?
"Melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat Pekanbaru dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan," harapnya.
Editor :Helmi