Polrinews
Tertibkan Kampung Narkoba di Pekanbaru, Polisi Berikan Harapan Baru Bagi Generasi Bangsa
SIGAPNEWS.CO.ID - Suasana di kawasan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, mulai menunjukkan wajah yang berbeda. Kawasan yang selama ini kerap dicap sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba perlahan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat setelah Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru mengintensifkan penindakan di wilayah tersebut.
Bagi warga, langkah aparat bukan sekadar operasi penegakan hukum. Kehadiran polisi dinilai menjadi simbol keseriusan negara dalam mengembalikan rasa aman sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus melakukan penindakan yang dibarengi dengan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
"Satgas Anti Narkoba Polda Riau dan Polresta Pekanbaru akan terus berkomitmen melakukan penindakan, pencegahan, dan edukasi demi mewujudkan Riau bersih dari narkoba," ujarnya di Pekanbaru, Kamis (25/6).
Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat. Mereka menilai pemberantasan narkoba harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar kawasan yang selama ini identik dengan aktivitas peredaran gelap dapat kembali menjadi lingkungan yang aman dan nyaman untuk ditinggali.
Tokoh pemuda Kelurahan Sukaramai, Putra Nanda Pratama, mengaku merasakan optimisme baru setelah aparat melakukan penertiban di kawasan Pangeran Hidayat.
"Kami sangat berterima kasih kepada satgas yang telah membasmi narkoba khususnya di wilayah Pangeran Hidayat. Semoga bermanfaat bagi warga sekitar," katanya.
Apresiasi serupa datang dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Pekanbaru Kota, Ridwan Zen.
Menurutnya, langkah Satgas Anti Narkoba menjadi harapan bagi masyarakat untuk keluar dari stigma kampung rawan narkoba.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Anti Narkoba Polda Riau dan Polresta Pekanbaru yang telah membasmi kampung rawan narkoba. Semoga berdampak baik bagi masyarakat di sekitarnya," ujarnya.
Meski demikian, aparat menyadari bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan tindakan represif. Perubahan yang berkelanjutan membutuhkan dukungan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan.
Kombes Putu menegaskan, keterlibatan warga melalui pengawasan lingkungan, keberanian melaporkan aktivitas mencurigakan, hingga mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkotika menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
"Kita tidak bisa selalu bergerak sendiri. Peran masyarakat dalam pemberantasan narkotika sangat penting untuk dilibatkan melalui pengawasan lingkungan, pelaporan aktivitas mencurigakan, serta dukungan terhadap program pencegahan penyalahgunaan narkotika," tegasnya.
Bagi masyarakat Pekanbaru, pemberantasan narkoba bukan hanya tentang menangkap pelaku, tetapi juga tentang mengembalikan harapan.
Ketika aparat dan warga berjalan beriringan, harapan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan tujuan yang perlahan mulai diwujudkan.
Editor :Helmi