Polrinews
Komisi IX DPR RI dan BBPOM Pekanbaru, Berikan Edukasi Warga Bahaya Kosmetik Ilegal
SIGAPNEWS.CO.ID – Suasana Aula PDTA Dusun I Kapur, Desa Sendayan, tampak berbeda pada Sabtu (9/5/2026). Ratusan warga RT 001 RW 001 berkumpul dalam sebuah kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat.
Kegiatan bertajuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Tokoh Masyarakat ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, H. Sahidin, bersama Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander.
Kolaborasi ini difokuskan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa mengenai pentingnya keamanan obat dan makanan.
Dalam pemaparannya, Alex Sander memperkenalkan peran BPOM dengan pendekatan yang mudah dipahami masyarakat. Ia menekankan bahwa warga tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pengawas mandiri.
“Kami ingin warga Desa Sendayan tidak hanya jadi pembeli, tapi juga menjadi pengawas mandiri. Kenali BPOM sebagai sahabat yang menjaga dapur dan meja rias tetap aman,” ujarnya.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan tentang cara cerdas memilih kosmetik.
Di tengah maraknya promosi produk ilegal di media sosial, warga diingatkan untuk selalu menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa).
Alex Sander juga mengingatkan bahaya penggunaan kosmetik ilegal yang kerap mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.
“Jangan mudah percaya dengan iklan yang menjanjikan hasil instan. Sering kali produk tersebut mengandung bahan berbahaya. Cantik itu penting, tapi sehat itu wajib,” tegasnya.
Ia turut memperagakan cara memeriksa nomor izin edar melalui aplikasi BPOM Mobile, sehingga masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri.
Sementara itu, H. Sahidin dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program edukasi kesehatan hingga ke pelosok desa. Ia berharap masyarakat memiliki akses pengetahuan yang setara dengan warga perkotaan.
“Saya tidak ingin ada warga Dusun I Kapur yang sakit akibat produk tidak aman. Hari ini kita bawa ilmunya, besok kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bangun Sendayan yang sehat dan cerdas,” ujarnya, disambut tepuk tangan warga.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta diskusi interaktif. Warga tampak antusias dan membawa pulang pengetahuan baru untuk menjadi konsumen yang lebih kritis dan peduli terhadap kesehatan.
Editor :Helmi