Polrinews
Arjuna Desak Polda Riau, Usut Dugaan Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Binawidya
SIGAPNEWS.CO.ID - Dewan Pimpinan Pusat Komisi Pengawasan Korupsi dan Tindak Pidana Korupsi (DPP KPK TIPIKOR) mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan aktivitas penimbunan dan perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal bersubsidi jenis Bio Solar di sebuah gudang di Jalan Melati, Kelurahan Winawidya, Kota Pekanbaru.
Desakan tersebut disampaikan setelah melakukan penelusuran dilapangan menemukan dugaan adanya aktivitas keluar masuk kendaraan mobil pengangkut BBM di lokasi, yang sudah cukup lama beroperasi.
Ketua Tim Investigasi DPP KPK TIPIKOR, Arjuna Sitepu, mengatakan pihaknya meminta Polresta Pekanbaru dan Polda Riau melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan praktik penyimpanan dan distribusi BBM ilegal tersebut.
Ia juga menilai apabila dugaan itu benar, maka perlu dilakukan langkah tegas dari aparat kepolisian untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab, termasuk dugaan adanya jaringan yang melindungi aktivitas tersebut.
"Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan aktivitas ini. Jika ditemukan adanya pelanggaran pidana maupun keterlibatan pihak tertentu, termasuk apabila terdapat oknum aparat yang terlibat, maka proses hukum harus dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Arjuna, Senin 27 Juli 2026.
Menurutnya, pengungkapan perkara tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga harus menyasar pihak yang diduga menjadi pemodal maupun pengendali aktivitas tersebut.
Selain itu, ia meminta penyidik menelusuri kemungkinan adanya aliran dana yang berkaitan dengan dugaan bisnis ilegal tersebut, termasuk penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) apabila memenuhi unsur hukum.
"Organisasi tersebut juga meminta agar tidak ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa apabila nantinya ditemukan bukti pelanggaran," ungkapnya.
Arjuna berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan kepastian hukum atas dugaan aktivitas gudang BBM ilegal tersebut melalui proses penyelidikan yang transparan.
Hasil dilapangan, salah seorang warga setempat mengaku aktivitas kendaraan yang diduga mengangkut BBM itu telah lama berlangsung di lokasi tersebut.
"Sudah cukup lama aktivitas itu terlihat. Truk sering keluar masuk. Warga berharap aparat segera melakukan pengecekan dilapangan agar semuanya menjadi jelas," katanya.
Editor :Helmi